Di Usia 24 Tahun, PKS Kota Palu Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan
PALU — DPD PKS Kota Palu menggelar semarak Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahad (10/5/2026), dengan mengusung semangat penguatan ketahanan keluarga, pangan, dan ekonomi masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan DPW PKS Sulawesi Tengah, kader, simpatisan, serta masyarakat Kota Palu.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kota Palu menegaskan bahwa usia 24 tahun menjadi momentum bagi PKS untuk terus tumbuh sebagai partai yang produktif dan dekat dengan masyarakat. Ia mengibaratkan usia PKS saat ini seperti seorang fresh graduate yang memiliki semangat dan energi besar untuk memberi manfaat.
“Usia 24 adalah usia fresh graduate, usia produktif untuk memberi yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa sejak awal berdiri, PKS konsisten menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat. Semangat itu kembali ditegaskan melalui rangkaian program Milad ke-24 yang difokuskan pada penguatan keluarga dan ketahanan masyarakat.
Menurutnya, semarak milad tahun ini dipersiapkan secara khusus melalui pembentukan kepanitiaan “Ansyithah Milad”, sebagaimana yang dilakukan saat Ramadan melalui kepanitiaan Ansyithah Ramadan. Seluruh bidang di internal partai disebut berkolaborasi menjalankan program kerja masing-masing dalam satu gerakan bersama menyemarakkan milad.
“Seluruh bidang berkolaborasi melaksanakan program RKAT menjadi satu kesatuan dalam rangka menyemarakkan milad,” katanya.
Ketua DPD PKS Kota Palu juga menyoroti pentingnya membangun ketahanan bangsa yang dimulai dari ketahanan individu dan keluarga. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan pribadi-pribadi yang sehat secara mental dan mampu saling menguatkan.
“Ketahanan Indonesia berangkat dari ketahanan individu yang ditempa dalam UPA, kemudian ketahanan keluarga. Dari keluarga yang kuat akan lahir pribadi yang saling mendukung antara suami, istri, dan anak,” jelasnya.
Sebagai bentuk implementasi semangat tersebut, Bidang BPN PKS Kota Palu melaksanakan pembagian bibit cabai kepada masyarakat melalui gerakan bertajuk “1 Bibit 1000 Harapan”. Program itu mendorong pemanfaatan halaman rumah untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Sementara di bidang ekonomi, Bidang Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (Bipeka) bekerja sama dengan Boemcraft dalam mendukung pertumbuhan ekonomi anggota dan masyarakat melalui penguatan usaha keluarga.
“Semua ini bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang perekonomian anggota PKS dan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris DPW PKS Sulawesi Tengah, Dr. Rizal, S.Pd.I., M.Pd., turut memberikan sambutan dan apresiasi terhadap perkembangan PKS di Kota Palu.
Ia menyampaikan bahwa apa yang lahir dari hati yang baik akan memancarkan energi positif bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, pertumbuhan dan antusiasme kader menjadi tanda meningkatnya kepercayaan publik terhadap PKS.
Dr. Rizal juga menegaskan pentingnya penguatan keluarga melalui program UPA yang wajib diikuti seluruh anggota PKS, termasuk pejabat publik. Selain itu, ia menyebut instruksi pimpinan partai terkait ketahanan pangan, ekonomi, dan energi terus diimplementasikan hingga tingkat daerah.
Program tersebut di antaranya pembagian bibit tanaman cabai untuk ketahanan pangan, penguatan Unit Usaha Keluarga untuk ketahanan ekonomi, hingga pemanfaatan energi terbarukan seperti PLTS pada gerobak UMKM.
Ia juga mendorong DPD PKS di daerah untuk aktif menggelar pelatihan usaha, peternakan, dan pangan dengan bersinergi bersama anggota dewan PKS di tingkat kota maupun provinsi.
Menutup sambutannya, Dr. Rizal menegaskan bahwa selama 24 tahun PKS terus berupaya hadir memberi kontribusi untuk umat, bangsa, dan negara.
“Jika ibu kuat maka keluarga kuat. Jika keluarga kuat maka negara pun kuat,” pungkasnya.