Dari Palu untuk Sigi, PKS Antar Amanah Donasi Warga Terdampak Gempa di Nokilalaki

19 Juli
 Dari Palu untuk Sigi, PKS Antar Amanah Donasi Warga Terdampak Gempa di Nokilalaki


PALU — Di tengah suasana pemulihan pascagempa, harapan dan kepedulian datang dari Kota Palu. Rasa empati masyarakat diwujudkan melalui penyaluran donasi anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Kota Palu kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Minggu (19/7/2026).

Bantuan tersebut bukan sekadar pemberian materi, tetapi menjadi pesan kepedulian bahwa masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit tidak berjalan sendiri. Amanah yang dikumpulkan dari para anggota PKS Kota Palu akhirnya tiba di tangan warga yang membutuhkan.

Ketua DPD PKS Kota Palu, Muzakkirah, S.H.I., MA, mengatakan bahwa semangat berbagi harus terus tumbuh dalam kondisi apa pun. Menurutnya, kebaikan tidak dibatasi oleh jarak, wilayah, maupun perbedaan latar belakang.

Menebar kebaikan tak mengenal sekat. Memberi yang terbaik semampu yang kita bisa. Hari ini kami mengantarkan amanah titipan anggota PKS se-Kota Palu untuk saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi,” ujar Muzakkirah.

Ia menyampaikan bahwa setiap donasi yang terkumpul merupakan bentuk kepedulian dan keikhlasan anggota PKS Kota Palu untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Besar kecilnya bantuan bukan menjadi ukuran utama, tetapi kepedulian dan kehadiran kita di saat saudara kita membutuhkan adalah hal yang sangat berarti,” tambahnya.

 Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari gerakan sosial PKS Kota Palu dalam menghadirkan manfaat di tengah masyarakat. Kehadiran para relawan dan pengurus membawa pesan bahwa solidaritas kemanusiaan harus terus dijaga, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi musibah.

Bagi warga Nokilalaki, bantuan yang datang bukan hanya tentang barang yang diterima, tetapi juga tentang rasa bahwa masih banyak pihak yang peduli dan ikut mendoakan proses pemulihan mereka.

Dari Palu menuju Sigi, sebuah pesan sederhana kembali ditegaskan: kebaikan yang diberikan dengan ketulusan mampu menjadi cahaya harapan bagi mereka yang sedang menghadapi ujian.